"Teman-teman, sebaiknya kita berkunjung ke rumah Viva saja." saranku dengan perasaan was-was.
"Baiklah!" jawab semua temanku setuju.
Akhirnya, Aku dan teman-temanku yang lain pergi bersama-sama berkunjung ke Rumah Viva. Setelah sampai di Rumah Viva, kami mendapati Rumah Viva sedang kosong. Karena penasaran, Aku bertanya dengan tetangga sebelah rumah Viva, namanya Nyonya Tilza.
"Assalamu 'alaikum, bu."
"Wa 'alaikukm sallam, nak. Apakah ada yang bisa Ibu bantu?" kata Ibu tersebut ramah.
"Ini, bu. Kami ingin bertanya, apakah Viva sedang berlibur?"tanyaku ramah. Raut wajah Nyonya Tilza langsung berubah menjadi sedih.
"Kenapa kalian tidak tahu? Viva, kan, sedang DBD. Padahal kalian teman akrabnya, sedangkan tante hanya tetangganya, tetapi tante tahu Viva sedang apa, kenapa, dan di mana! Kalian sungguh tidak peduli!" kata Nyonya Tilza lebay sambil menangis. Aneh banget, dehh. Akhirnya, Aku dan teman-temanku yang lain hanya geleng-geleng kepala.
Tiba-tiba, muncullah Ayah Viva dengan raut wajah sedih.........
To Be Contiued.
Saran.. Saran.. Saran..^-^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar